Seminar Pendidikan, Budaya dan Bahasa di Jerman

Seminar Pendidikan, Budaya dan Bahasa di Jerman

Himasad Universitas Padjadjaran Proudly Present:
Seminar pendidikan, budaya dan bahasa, sabtu 8 Oktober 2011, 09.30 wib di ruang serbaguna lantai 4 gedung rektorat 2 kampus Unpad Dipatiukur, Bandung.

Narasumber:
1. Jutta Kunze, M.A, lektor DAAD, Universitas Padjadjaran, Fakultas Sastra, Program Studi Sastra Jerman
2. Angela Jeannette, Kepala Bagian Kursus Bahasa Goethe Institute Bandung
3. German Club

HTM: 25K (presale), 30K (on the spot) include sertifikat, snack, koran harian kompas dan seminar kit. Tempat terbatas! cuma untuk 200 orang.
Yuk dateng! karena banyak banget ilmu yang akan didapat.

for more info dan pendaftaran:
Galih: 085759346491
Facebook: himasad volksfest
Twitter: @volksfest2011

HIMASAD VolksFest bidang fotografi “Wujud Akulturasi Budaya di Indonesia”

HIMASAD VolksFest bidang fotografi “Wujud Akulturasi Budaya di Indonesia”

HIMASAD VolksFest adalah acara yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa sastra Jerman. Acara kali ini meliputi lomba foto, seminar fotografi dan pendidikan juga perpaduan dua budaya. Kami pun mengambil tema Wujud Akulturasi Budaya di Indonesia untuk lomba dan seminar fotografi.
Mengapa Wujud Akuluturasi Budaya di Indonesia?

Akuturasi adalah perpaduan antara kebudayaan yang berbeda yang berlangsung dengan damai dan serasi. Salah satu contohnya adalah perpaduan kebudayaan antara Hindu-Budha dengan kebudayaan Indonesia, dimana perpaduan antara dua kebudayaan itu tidak menghilangkan unsur-unsur asli dari kedua kebudayaan tersebut.
Oleh karena itu, kebudayaan Hindu-Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja. Hal ini disebabkan:
• Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga masuknya kebudayaan asing ke Indonesia menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia.
• Kecakapan istimewa. Bangsa Indonesia memiliki apa yang disebut dengan istilah local genius, yaitu kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing dan mengolah unsur-unsur tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
Berikut contoh hal-hal yang termasuk wujud akulturasi
SeniBangunan
Dasar bangunan candi itu merupakan hasil pembangunan bangsa Indonesia dari zaman Megalitikum, yaitu bangunan punden berundak-undak. Punden berundak-undak ini mendapat pengaruh Hindu-Budha, sehingga menjadi wujud sebuah candi, seperti Candi Borobudur.

Seni rupa/Seni lukis
Unsur seni rupa dan seni lukis India telah masuk ke Indonesia.hal ini terbukti dengan ditemukannya patung Budha berlanggam Gandara di kota Bangun, Kutai. Juga patung Budha berlanggam Amarawati ditemukan di Sikendeng (Sulawesi Selatan). Pada Candi Borobudur tampak adanya seni rupa India, dengan ditemukannya relief-relief ceritera Sang Budha Gautama. Relief pada Candi Borobudur pada umumnya lebih menunjukan suasana alam Indonesia, terlihat dengan adanya lukisan rumah panggung dan hiasan burung merpati. Di samping itu, juga terdapat hiasan perahu bercadik. Lukisan-lukisan tersebut merupakan lukisan asli Indonesia, karena tidak pernah ditemukan pada candi-candi yang terdapat di India. Juga relief pada Candi Prambanan yang memuat cerita Ramayana.

Seni sastra
Prasasti-prasasti awal menunjukkan pengaruh Hindu-Budha di Indonesia, seperti yang ditemukan di Kalimantan Timur, Sriwijaya, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Prasasti itu ditulis dalam bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa.

Kalender
Diadopsinya sistem kalender atau penanggalan India di Indonesia merupakan wujud dari akulturasi, yaitu terlihat dengan adanya penggunaan tahun Saka di Indonesia. Di samping itu, juga ditemukan Candra Sangkala atau konogram dalam usaha memperingati peristiwa dengan tahun atau kalender Saka. Candra Sangkala adala angka huruf berupa susunan kalimat atau gambar kata. Contoh tahun Candra Sangkala adalah “Sirna Ilang Kertaning Bumi” sama dengan 1400 (tahun saka) dan sama dengan 1478 Masehi.

Kepercayaan dan Filsafat
Masuk dan berkembangnya pengaruh Hindu-Budha tidak meninggalkan kepercayaan asli bangsa Indonesia, terutama terlihat dari segi pemujaan terhadap roh nenek moyang dan pemujaan terhadap dewa-dewa alam.

Pemerintahan
Setelah masuknya pengaruh Hindu-Budha, tata pemerintahan disesuaikan dengan sistem kepala pemerintahan yang berkembang di India. Seorang kepala pemerintahan bukan lagi seorang kepala suku, melainkan seorang raja, yang memerintah wilayah kerajaannya secara turun temurun.

Desakan Budaya
Desakan suatu budaya pada budaya lain disebut dominasi. Contohnya masyarakat Betawi, Aborigin dan Irian.

Mengapa Wujud Akuluturasi Budaya di Indonesia?

Karena hal-hal tersebut kami terinspirasi dan berharap kita dapat mengeksplor banyak hal tentang semua akulturasi kebudayaan yang ada di Indonesia. Dari sini kita dapat melihat bagaimana Indonesia dapat dikenal sebagai negara yang ramah, negara yang menjunjung tinggi tenggang rasa, cinta damai serta gotong royong terhadap sesama. Dengan merekamnya melalui media kamera kita dapat memperlihatkan “INDONESIA yang SESUNGGUHNYA”.

Hello world!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.